Leaves

Etika Saat Meminta Ijin Sakit

Pergantian musim di Indonesia biasanya terjadi pada bulan Maret-April atau September-Oktober. Di bulan-bulan ini, penyakit-penyakit yang dianggap ringan mulai bermunculan seperti flu. Flu memang terdengar sepele karena orang yang terkena flu biasanya masih dapat bekerja. Namun ada baiknya Anda meminta ijin sakit ketika mulai merasakan gejala flu.

Menurut riset yang digagas oleh CareerBuilder.com menunjukkan bahwa 72 persen karyawan tetap bekerja walaupun dalam keadaan sakit. Berbagai alasan mereka ajukan, salah satunya adalah perasaan segan dan tidak enak pada kantor karena meninggalkan pekerjaan. Alasan lainnya adalah mereka merasa penyakit flu bukanlah penyakit yang mengharuskan mereka mengajukan ijin sakit.

Penyakit seperti flu merupakan salah satu penyakit yang paling mudah menular. Permasalahan meminta ijin ketika terkena flu, bukan hanya sekedar kekuatan fisik dan kesehatan Anda dalam bekerja namun juga potensi rekan kantor tertular penyakit Anda. Ada baiknya jika Anda mulai merasakan gejala flu, Anda meminta ijin untuk tidak masuk kantor dan mengerjakan pekerjaan dari rumah.

Walaupun kondisi Anda memaksa untuk meminta ijin sakit, ada beberapa etika yang harus Anda ketahui dan perhatikan saat meminta ijin tersebut. Etika ini bisa menghindarkan Anda dari masalah ke depannya, baik masalah dengan pimpinan maupun rekan kantor yang lain.

Fokus Dalam Mengembalikan Kondisi Kesehatan
Pekerjaan yang menumpuk mungkin membayangi waktu istirahat Anda ketika sakit. Jika Anda merasa benar-benar merasa sakit, ada baiknya Anda tidak memikirkan pekerjaan untuk beberapa saat. Kondisi tubuh yang menurun bisa saja menjadi pengingat tubuh kepada diri Anda untuk beristirahat. Jadi daripada membuang kesempatan tubuh Anda untuk beristirahat dan memperparah sakit Anda. Lebih baik Anda mencoba mempercayai rekan kerja Anda dan meninggalkan urusan kantor untuk sementara waktu.

Jangan Langsung Menghilang, Beri Kabar
Ada saatnya dimana Anda benar-benar merasa sakit dan mencoba menunda memberi kabar ke pihak kantor. Sebaiknya Anda tidak melakukan hal tersebut. Langsung menghilang dan menunda-nunda dalam memberikan kabar ke pihak kantor bukanlah pilihan bijak. Lebih baik Anda memberi kabar kepada orang-orang yang terkait dengan pekerjaan Anda sesegera mungkin untuk menghindarkan berita yang tidak jelas mengenai Anda.

Berkomitmen Untuk Tetap Dapat Dihubungi
Jika Anda sakit disaat Anda memiliki janji untuk melakukan pertemuan atau menangani hal-hal penting lainnya. Sebaiknya Anda memberikan komitmen untuk tetap dapat dihubungi walaupun sedang mengambil ijin sakit. Bukan bermaksud untuk tetap membawa masalah kantor kedalamĀ  masa penyembuhan Anda. Terkadang ada beberapa informasi yang Anda ketahui dan dapat menjadi bias ketika orang lain yang membicaraknnya.

Sakit bukanlah keinginan semua orang. Semua orang mengingkan untuk tetap sehat dan produktif
setiap saat. Namun ada kalanya tubuh merasa lelah dan akhirnya kondisi kesehatan terganggu.
Sekecil apapun sakit yang Anda rasakan, memaksakan diri untuk tetap bekerja bukanlah hal yang
bijak. Setidaknya jika Anda tidak ingin mengambil ijin sakit karena merasa tidak enak dengan kantor,
ambilah ijin sakit agar terhindar dari menyebarkan penyakit Anda ke semua orang di kantor.

Author


Avatar