Recruitment

Pentingnya Melakukan Reference Check Untuk Karyawan Baru

Mendapatkan karyawan baru yang berkualitas tentu merupakan recruitment goals bagi setiap perusahaan terutama bagi para recruiter.  Untuk mendapatkan karyawan yang berkualitas serangkaian proses seleksi harus dilakukan. Mulai dari test psikologi untuk mengetahui kepribadian seseorang,  tes potensi akademik untuk menilai kemampuan akademis seseorang, hingga tes kemampuan untuk menguji apakah karyawan tersebut layak atau mampu dalam melakukan pekerjaan.  Dari serangkaian proses seleksi yang ada salah satu hal yang sebaiknya dilakukan adalah melakukan refference check. Apakah refference check itu? Refference check adalah suatu proses pengecekan atau verifikasi data yang diberikan karyawan saat melamar pekerjaan. Refference check bertujuan untuk memastikan apakah data yang diberikan oleh karyawan valid dan menghindari pemalsuan data atau bahkan penipuan oleh karyawan. Pada saat karyawan memberikan Curriculum vitae atau pada saat mengisi formulir biodata yang disediakan perusahaan pastikan anda memperoleh informasi referensi dari karyawan tersebut.  Anda dapat menanyakan kontak anggota keluarga yang dapat dihubungi dan contact person atau atasan tempat mereka bekerja sebelumnya. Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya anda validasi saat melakukan refferrence check :


Riwayat pendidikan

Pengecekan riwayat pendidikan adahal hal yang paling fundamental dalam melakukan reference check.  Meskipun pada saat melakukan test potensi akademik sang karyawan dapat menyelesaikan dengan baik. Namun pengecekan legalitas riwayat pendidikan yang ditempuh oleh karyawan sangat penting.  Hal ini untuk menghindari pemalsuan data. Banyak diluar sana oknum oknum yang melakukan pemalsuan data pendidikan untuk mendapatkan posisi pekerjaan atau jabatan tertentu dengan mengaku menjadi lulusan perguruan tinggi ternama.  Hal ini tentu akan merugikan perusahaan apabila pengecekan tersebut sampai kelolosan. Kini pengecekan riwayat pendidikan dapat dilakukan dengan mudah secara online tanpa harus melakukan verifikasi telepon ke pihak kampus melalui https://forlap.ristekdikti.go.id/mahasiswa.  Melalui fasilitas yang disediakan oleh dikti tersebut anda dapat mengecek kebenaran data profil pendidikan mahasiswa di seluruh indonesia bagi kandidat karyawan anda. Anda cukup memasukkan nama perguruan tinggi, program studi, Nomer induk mahasiswa atau nama mahasiswa. Setelah itu muncul data mahasiswa, jumlah sks yang diambil, tanggal kelulusan dan jumlah semester yang diambil. Jadi anda sudah tidak perlu khawatir lagi akan kebenaran data pendidikan calon karyawan anda.


Riwayat catatan kriminal

Riwayat catatan kriminal tentu merupakan hal yang penting saat melakukan seleksi karyawan  baru. Karyawan yang pernah memiliki catatan kriminal tentu akan menjadi pertimbangan serius saat melakukan rekrutmen karyawan.  Beberapa perusahaan besar, BUMN atau instansi pemerintah menerapkan syarat administrasi yaitu dengan melampirkan SKCK atau SKKB dari kepolisian. Pastikan SKCK yang diserahkan merupakan SKCK terbaru karena SKCK memiliki masa berlaku.  Untuk karyawan dengan posisi tertentu dimana mereka harus mengendarai kendaraan mintalah kelengkapan ijin mengemudi sesuai dengan jenis kendaraan yang akan digunakan.


Riwayat pekerjaan

Pemeriksaan riwayat pekerjaan penting dilakukan untuk mengetahui apakah karyawan yang akan bergabung dengan perusahaan pernah memiliki masalah dengan kantor lama mereka sebelumnya atau tidak.  Anda juga dapat mengetahui apakah karyawan tersebut bekerja dengan baik sebelumnya dengan menanyakan langsung ke atasan sebelumnya melalui sambungan telepon. Agar terkesan formal anda juga dapat mengirim surat resmi antar perusahaan untuk mendapatkan response formal yang keabsahanya dapat diandalkan.  


Pengecekan identitas dan data diri

Pengecekan data identitas dan data diri seorang karyawan penting untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan sesuai dengan kondisi nyata.  Apabila suatu saat terjadi permasalahn yang menyangkut karyawan tersebut anda dapat dengan mudah mendapatkan alamat dari karyawan tersebut. Pengecekan ini dilakukan dengan pengecekn dokumen fisik dari identitas karyawan berup KTP,  SIM, Paspor, KITAS dll. Anda juga dapat menelepon kerabat atau keluarga terdekat untuk memastikan kontak person yang dicantumkan bila terjadi sesuatu valid.


Riwayat kredit

Bagi karyawan yang bekerja di sektor perbankan atau jasa keuangan lainya.  Anda harus melakukan pengecekan riwayat kredit. Hal ini penting untuk dilakukan karena selain telah diatur dalam Lampiran Surat Edaran Bank Indonesia No 13 /23/DPNP/ tanggal 25 Oktober 2011 mengenai Penerapan Manajemen Resiko Secara Umum Hal tersebut juga untuk memastikan bahwa calon karyawan tidak memiliki daftar hitam keuangan di catatan Bank Indonesia dengan melakukan BI Checking. Daftar hitam keuangan yang dimaksud misalnya adalah pelamar yang sedang terjerat hutang, punya sejarah kredit macet, dan sebagainya. Pihak HRD bank bisa melakukan BI Checking dengan menggunakan jasa pengecekan BI Checking  untuk memastikan bahwa calon karyawan yang melamar bersih dari catatan hitam BI yang tentunya akan memberikan dampak yang sehat bagi bank maupun lembaga keuangan lain yang sedang melakukan proses rekrutmen.

Author


Avatar