Your address will show here +12 34 56 78
Attendance Anywhere

Memiliki banyak cabang di perusahaan anda, atau anda merupakan pemilik bisnis yang melibatkan site yang banyak di dalam proyek anda? Mengelola karyawan untuk perusahaan yang memiliki banyak cabang atau multi site bukanlah perkara mudah. Dengan lokasi yang berbeda dan jauh untuk dijangkau mengakibatkan kontrol terhadap karyawan yang bekerja di tiap cabang sulit untuk dikontrol. Saat kita tidak sedang disana bagaimana caranya agar kedisiplinan karyawan tetap terjaga? Banyak cara yang sebenarnya anda dapat lakukan untuk melakukan kontrol pada karyawan anda. Anda dapat menerapkan sebuah SOP yang dapat meningkatkan kedisiplinan karyawan, anda dapat merekrut orang yang bisa menjadi kepercayaan anda dll. Tapi pemanfaatan teknologi juga dapat anda gunakan untuk memantau karyawan anda meskipun anda tidak satu lokasi dengan karyawan anda.  Banyak teknologi yang dapat anda manfaatkan dan berikut ini teknologi yang anda dapat manfaat-kan untuk memantau karyawan anda dari berbagai lokasi :

 

Mesin absensi

Ya mesin absensi adalah sebuah tool yang wajib anda sediakan untuk karyawan anda di berbagai lokasi. Ada beberapa hal yang anda harus perhatikan sebelum menyediakan mesin absensi yang sesuai untuk kebutuhan anda. Apabila anda memiliki beberapa cabang maka anda dapat membeli mesin fingerprint yang dapat terhubung langsung dengan jaringan.  Dengan begitu anda akan dapat mengakses data absensi karyawan anda secara remote tanpa harus melakukan pengecekan langsung di lokasi cabang. Jangan membeli mesin fingerprint yang hanya support konektivitas USB karena mesin dengan jenis ini kurang begitu flexible dengan kebutuhan anda. Penggunaan mesin yang telah support dengan konektivitas cloud juga dapat digunakan karena selain mudah flexibilitas mesin ini juga dapat mengakomodir kebutuhan anda yakni mendapatkan data absensi secara online.

 

Absensi online

Kini telah banyak sekali aplikasi dipasaran yang menawarkan solusi absensi hanya menggunakan handphone karyawan saja. Salah satunya JPayroll yang telah menawarkan fitur ini pada aplikasi HRIS nya.  Teknologi ini memungkinkan anda untuk mendapatkan data absensi karyawan secara online dan real time tanpa anda harus menyediakan mesin absensi dan infrastruktur pendukungnya di lokasi cabang anda. Anda hanya perlu meminta karyawan anda untuk melakukan foto pada aplikasi attendance anywhere yang telah diinstal pada smartphone karyawan dan melakukan absensi. secara otomatis data absensi akan terekam saat karyawan anda menekan tombol submit. Teknologi ini sangat cocok untuk anda yang tidak dimungkinkan untuk memasang mesin absensi di tempat kerja karyawan seperti site konstruksi, site tambang, gerai mall, dll.

 

CCTV

Closed circuit television atau yang biasa kita kenal dengan CCTV adalah kamera yang dapat menghasilkan gambar atau rekaman untuk keperluan pengawasan. Meskipun anda telah memasang mesin absen dan memiliki orang kepercayaan, anda masih harus tetap memegang kendali pengawasan secara langsung.  Salah satunya dengan memasang CCTV pada lokasi kerja karyawan. Dengan memasang cctv anda dapat melihat dengan langsung kegiatan apa yang terjadi di lokasi kerja karyawan. Untuk kebutuhan ini sebaiknya anda memasang CCTV dengan jenis IP CAM yang telah memiliki fitur untuk diakses melalui jaringan internet.  Selain mudah pemasanganya IPCAM cenderung murah dan mudah untuk ditemukan di pasar online.

 

GPS tracking

Adalah sebuah teknologi yang memanfaatkan GPS pada smartphone karyawan. Anda dapat mengetahui posisi karyawan secara real time tanpa karyawan sadari.  Hal ini sangat berguna bagi anda yang memiliki karyawan mobile atau karyawan yang memiliki pekerjaan diluar kantor. JPayroll sendiri telah menghadirkan sebuah aplikasi GPS tracking yaitu job visit tracking.  Dengan job visit tracking anda tidak hanya dapat memantau lokasi karyawan secara real time tapi karyawan anda juga dapat mengelola jadwal kunjungan kerja karyawan.

 

Memantau karyawan diluar lokasi base kita memang bukanlah hal yang mudah.  Banyak yang harus kita perhatikan salah satunya adalah mengatur kedisiplinan karyawan. Pemanfaatan teknologi dapat dengan membantu anda dalam meningkatkan kedisiplinan karyawan.  Apabila anda seorang pemilik bisnis atau staff HRD yang sedang memikirkan cara untuk memantau karyawan dari berbagai lokasi anda dapat mendiskusikan nya dengan kami. Konsultan kami akan dengan senang hati membantu anda.

0

Job Visit Tracking

Teknologi GPS tracking sekarang ini sudah menjadi sebuah alat yang penting bagi perusahaan.  Alat ini berguna baik untuk perusahaan maupun karyawan. Hampir semua lini bisnis dalat mrngaplikasikan teknologi ini untuk keperluan bisnis mereka. Selain untuk memantau karyawan alat ini juga berfungsi meningkatkan produktifitas karyawan dan pengehematan waktu kerja.  Berikut ini bebepa sektor industri yang sangat terbantu dalam mengaplikasikan teklogi GPS tracking :

 

Perusahaan jasa pengiriman / kurir

Dalam jasa pengiriman lokasi memegang peranan yang sangat penting.  Pengaplikasian GPS tracking untuk memantau kurir dalam mengirim barang sangat dibutuhkan. Dengan memantau lokasi kurir srcara real time. Perusahaan bukan hanya mendapatkan kontrol penuh terhadap lokasi karyawan tapi juga dapat memberikan value tambahan ke customer dengan dapat selalu menginformasikan status pengiriman terkini atas barang customer. Hal ini tentu akan sangat bermanfaat bagi perusahaan jasa pengiriman dalam meningkatkan customer enggament.

 

LOGISTIC

Perushaan logistik dengan muatan besar perlu melalukan tracking untuk setiap kendaraan dan driver-nya setiap saat. Di masa lalu untuk memantau pengiriman logistik perusahaan melakulanya melalui sambungan telepon, komunikasi radio dan rasa kepercayaan yang tinggi terhadap kru pengiriman. Namun kini dengan pemanfaatan teknologi GPS hal itu dapat dilakukan lebih efektif lagi. Perusahaan logistik mungkin dapat menghandle ratusan atau bahkan ribuan pengiriman setiap minggunya.  Jenis logistic beraneka ragam, mulai dari industrial goods atau bahkan daily goods. Anda dapat membayangkan dampak yang ditimbulkan apabila sang driver salah melalukan pengiriman logistic untuk perusahaan farmasi, tentu hal ini akan menimbulkan banyak dampak terhadap suplai pengobatan di masyarakat. Dengan pemanfaatan teknologi GPS tracking. Anda dapat meminimalisir kejadian kejadian ini.

 

Perusahaan konstruksi

Memang terdengar aneh saat perusahaan konstruksi membutuhkan teknologi GPS tracking untuk karyawanya. Tetapi nyatanya perusahaan konstruksi akan sangat terbantu apabila mengaplikasikan teknologi ini untuk keperluan bisnisnya. Perusahaan konstruksi menghabiskan investasi yang tidak sedikit untuk peralatan peralatan konstruksi. Alat berat, truck, dan peralatan lainya sangat rawan untuk jadi incaran pencurian. Dengan melengkapi perlengkapan ini dengan GPS tracking perusahaan dapst dengan mudah memantau asset mereka. Selain itu kebanyakan supervisor di perusahaan konstruksi bekerja site to site dimana memerlukan mobilitas yang cukup tinggi.  Dengan pengaplikasian GPS tracking perusahaan dapat dengan mudah memantau kehadiran sang supervisor di site.

 

Perusahaan jasa transportasi

Memantau semua armada atau kendaraan yang dimiliki merupakan hal yang penting bagi perusahaan penyedja jasa transportasi baik dari bis, taxi, atau bahkan ojek. Dengan memantau posisi kendaraan secara real time perusahaan dapat dengan mudah memantau lokasi kendaraanya.  Teknologi ininjuga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan value ke customer dengan cara pengaplikasian end to end GPS tracking. Artinya penumpang juga dapat mengakses posisi driver secara real time. Dengan memanfaatkan hal ini pengguna akan sangat terbantu karena dapat mengestimasi waktu kedatangan driver.

 

Perusahaan layanan takeaway

Jasa layanan antar sekarang ini sangatlah populer dikalangan masyarakat terutama masyarakat perkotaan. Saat lapar dan ingin delivery makanan anda dapat langsung memesan tanpa harus keluar dari rumah.  Kurir akan langsung mengantar makanan anda dalam waktu singkat. Pengaplikasian GPS tracking pada layanan ini tentu akan membantu pelanggan untuk melakukan pelacakan pengiriman yang sudah dilakukan. Perusahaan juga dapat memanfaatkan data ini untuk menganalisa karyawanya mengantar dengan route yang tercepat atau tidak.  Dengan begini perusahaan akan dapat mengambil keputusan yang perlu dari data ini.

0

Job Visit Tracking

3 Alasan Menggunakan Gps Tracking Untuk Bisnis Anda

 

Di era yang semakin modern kini mendapatkan suatu data apapun bentuknya sangatlah dimungkinkan. Selama tujuanya positif dan tidak melanggar kebijakan privasi sang pengguna, pengumpulan data akan sangat membantu kita dalam banyak hal. Hanya dari smartphone saja banyak data yang dapat dimanfaatkan. Salah satunya adalah data lokasi terkini dengan memanfaatkan GPS yang ada pada smartphone anda.  Kini hampir semua smartphone (baik android, iphone maupun windows phone) yang ada dipasaran telah dilengkapi dengan fasilitas ini. Dengan menggunakan fitur GPS anda dapat mengolah data lokasi pengguna untuk berbagai kebutuhan termasuk dalam keperluan bisnis anda. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa pemanfaatan teknologi GPS pada smartphone :

 

1. Melacak lokasi dan efisiensi

Salah satu hal yang dapat anda manfaatkan dalam penggunaan data lokasi dari GPS smartphone adalah untuk mengetahui posisi tim anda secara real time, anda dapat melacak smartphone dalam keperluan bisnis anda untuk menemukan pola perjalanan dan ketidak efisien yang telah berjalan selama ini dalam jangka panjang.

 

Hal ini akan membantu anda untuk mengurangi waktu yang dihabiskan untuk tiap destinasi, mengatasi ketidak cocokan waktu kedatangan dan keberangkatan,  dan mengoptimalkan waktu yabg digunakan untuk melakukan pekerjaan diluar.

Anda masih tetap dapat melihat data yang telah dikumpulkan oleh system sampai satu bulan dan mrnggunakan data yersebut untuk analisa yang lebih mendalam.

 

2. Zonasi dan peringatan

GPS pada smartphone hadir dengan fitur yang sedikit berbeda dengan alat GPS lainya.  Aplikasi. GPS pada smartphone menhadirkan flexibiltas dan memungkinkan untuk digunakan oleh karyawan meskipun tidak dalam posisi berkendara atau dalam posisi berjalan.  

 

Salah satu contoh dari penggunaan fitur GPS pada smartphone adLah anda dapat menentukan zona tertentu yang merupakan area atau wilayah dari tempat tempat yang harus dikunjungi karyawan.  Beberapa data dapat dikumpulkan dari penentuan zona ini diantaranya waktu kedatangan, waktu keberangkatan, waktu yang dihabiskan dalam sitrle tersebut, bukti kehadiran untuk memastikan bahwa pekerjaan telah dilakukan.

Beberapa aplikasi GPS Tracking menawarkan fitur geofencing dimana anda dapat menentukan zona yang tidak srharusnya dilalui oleh karyawan anda.  Aplikasi dapat memberikan informasi kepada anda apabila ada karyawan anda yang melenceng saat melakukan pekerjaan diluar.

 

3. Kehilangan handphone dan monitor baterai

 

Smartphone adalah sebuah alat yang sangat penting digunakan dalam menjalankan bisnis.  Hanya untuk sekedar telepon mitra kerja, melakukan follow up, menulis memo, mengirim email, semua dapat dilakukan dalam smartphone kita dan kita selalu membutuhkan smartphone kita untuk selalu ada dan siap digunakan.

 

Salah satu manfaat yang diperoleh dari pelacakan melalui GPS smartphone adalah pada saat tim anda kehilangan hanphone-nya anda dapat segera mengetahui dan melakukan action dengan segera.  Selain hal itu anda juga dapat memantau tingkat daya baterai dan memberikan informasi ke karyawan. Kedua manfaat ini berarti anda dapat memastikan bahwa karyawan bertemu dengan klien dengan membawa smartphone mereka dan memastikan mereka dapat membawa informasi penting dalam memo di smartphone mereka dan memastikan bahwa karyawan tersebut dapat dihubungi sewaktu waktu.

0

Employee Data

Angka turn over karyawan yang tinggi dapat dikatakan sebagai rapor merah bagi sebuah perusahaan khususnya departemen HRD.  Bagaimana tidak, turn over karyawan yang tinggi mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut tidak dapat menyatu dengan karyawannya. Padahal untuk mencapai goals perusahaan sinergi antara karyawan dan pengusaha haruslah terjadi agar tim dalam perusahaan anda dapat solid dalam mencapai tujuan perusahaan. Turnover atau pergantian sendiri adalah keinginan seorang karyawan untuk berpindah, berhenti atau keluar dari tempat bekerja yang dilakukan secara sukarela atau atas kemauan sendiri maupun keputusan dari organisasi. Umumnya turnover dilakukan karena karyawan ingin mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Terdapat beberapa perdebatan mengenai penyebab tingginya turn over karyawan.  Ada yang mengatakan mungkin saja anda merekrut karyawan yang salah, sumber daya manusia di sekitar anda kurang memadai atau mungkin saja anda terlalu over expected pada karyawan anda. Apapun alasanya anda harus bisa melakukan analisa penyebab dari tingginya turn over di perusahaan anda. Namun begitu tingginya turn over karyawan dapat diminimalkan apabila anda tahu apa yang sebenarnya diinginkan karyawan dan bagaimana mengarahkan karyawan agar satu tujuan drngan goals perusahaan. Dan berikut ini beberapa tips untuk meminimalkan turn over karyawan anda :

 

Rekrut karyawan yang tepat

Cara terbaik untuk memastikan bahwa karyawan tidak resign atau berhenti adalah memastikan bahwa anda merekrut karyawan yang tepatndari awal. Tentukan job role yang jelas dan mudah dimengerti oleh kandidat.  Pastikan apakah kandidat tersebut cocok dengan job role yang telah anda tentukan. Dan yang tidak kalah penting pastikan bahwa dia cocok dengan culture perusahaan.

 

Berikanlah benefit yang setimpal

Pastikan anda memberikan benefits yang setimpal dengan pekerjaan yang dilakukan.  Anda harus dapat menganalisa penghasilan yang diberikan ke karyawan sesuai dengan job desc yang dilakukan oleh seorang karyawan. Anda boleh saja memberikan benefit yang overprice apabila ia memang memberikan kontribusi lebih.  Namun jangan sampai anda memberikan benefits yang under price karena dapat dianggap tidak fair. Anda juga harus bisa memotivasi karyawan apabila kinerja nya masih belum memenuhi target yang ditetapkan.

 

Jelaskan career planning kepada semua karyawan

Benefits atau gaji bukanlah satu satunya yang dikerjar oleh karyawan.  Beberapa dari mereka mengatakan bahwa jenjang karir yang jelas adalah salah satu tujuan mereka melamar diperusahaan tersebut.  Jenjang karir memberikan kepastian kepada karyawan akan karirnya di masa mendatang. Apabila karyawan merasa berkarir di perusahaan ini dapat memberikan pengalaman dan kesempatan untuk berkarir di jenjang yang lebih tinggi tentu karyawan akan debgan senang hati menerima itu.  Untuk itu rancanglah sebuah career path dan jelaskan kepada setiap karyawan.

 

Bangun lingkungan kerja yang positif

Lingkungan kerja yang positif adalah lingkungan kerja yang membangun sebuah tim dengan penuh semangat dan motivasi.  Lingkungan kerja yang positif sangat penting untuk sebuah tim diperusahaan. Anda dapat membayangkan waktu yang dihabiskan oleh seorang karyawan lebih banyak dibandingkan dengan waktu yang dihabiskan dirumah. Untuk itu bangunlah sebuah tim yang seperti keluarga sendiri.  Bangunlah komunikasi yang baik antar karyawan. Libatkan mereka dalam pengambilan keputusan. Berikan kesempatan bagi karyawan untuk menunjukan siapa diri mereka. Berikan compliment apabila mereka memberikan ide yang cemerlang.

 

Pahami budaya dan geografis karyawan

Anda tidak dapat menggeneralisir bahwa semua karyawan adalah individu yang sama.  Karyawan bisa jadi datang dari berbagai daerah dengan budayanya masing masing. Pahami bagaimana budaya membentuk karakter mereka.  Membaurlah dengan budaya mereka. Anda dapat memberikan sesuatu misalnya saat ada perayaan hari tertentu yang dirayakan di kebudayaan mereka.  Dengan begitu mereka akan merasa bahwa anda sangat peduli dengan hal itu. Hargai perbedaan dari setiap keragaman budaya diantara karyawan anda.

 

Pahami kebutuhan karyawan

Salag satu poin penting dari membangun komunikasi yang baik adalah dengan memberikan sebuah feedback antara perusahaan dan karyawan.  Perhatikan kebutuhan karyawan dan tanyakan apa yang mereka inginkan. Selalu berkomunikasi untuk mendapatkan feedback dari karyawan. Berikan bimbingan konseling saat mereka ada masalah.  Dan berikan semangat lebih lebih apabila anda bisa memberikan solusi dari masalah mereka.

 

Referensi :

https://resources.globoforce.com/globoforce-blog/12-surefire-tips-to-reduce-employee-turnover

 

https://www.kajianpustaka.com/2018/02/pengertian-jenis-penyebab-dan-perhitungan-turnover.html?m=1

0

Information Technology

ESS atau employee self service merupakan sebuah teknlogi yang memungkinkan karyawan anda untuk melihat data pegawai, data kehadiran, data gaji, data hrd lainya dan pengajuan cuti atau ijin secara mandiri. Konsep ESS diperkenalkan pada awal tahun 2000 oleh beberapa perusahaan di amerika. Konsep ini muncul karena adanya keinginan untuk mempermudah proses input administrasi HRD yang semula proses permintaan data dan pengajuan ijin dilakukan secara manual melalui form cetak yang diajukan kepada admin HRD lalu admin HRD melakukan input kedalam sistem, kemudian proses tersebut dipercepat dengan proses penginputan melalui form kertas menjadi penginputan data secara elektronik melalui portal.  Dengan ini ESS dapat memangkas proses administrasi lebih cepat karena input kedalam sistem yang dulunya dilakukan oleh admin kini bisa dilakukan oleh tiap karyawan sendiri dengan mudah. Selain proses inputan, ESS juga dapat melakukan enhancement pada penyampaian informasi cuti kepada pihak pihak terkait seperti atas karyawan yang bersangkutan. Saat karyawan melakukan pengajuan ijin atau cuti secara online melalui ESS informasi pengajuan ijin atau cuti tersebut akan langsung diteruskan ke pihak pihak terkait seperti atasan langsung, hrd manager, atau bahkan top level management. Hal ini tentu sangat berguna bagi perusahaan karena penyampaian informasi yang selain lebih cepat tapi juga konfirmasi dapat dilakukan lebih cepat.  Apabila ijin atau cuti yang diajukan oleh karyawan telah diterima oleh user approver maka user dapat secara langsung melakukan persetujuan atau penolakan terhadap ijin atau cuti yang telah dibuat. Hal ini membuat proses pengajuan cuti yang dilakukan oleh karyawan dapat diproses dengan cepat.

 

ESS hadir dalam berbagai bentuk mulai dari WEB, kiosk, dan mobile apps. Dengan perkembangan teknologi yang kian canggih. Kini pengajuan cuti atau ijin dapat dilakukan secara mudah hanya melalui smartphone karyawan.  Dengan memanfaatkan pengembangan teknologi mobile apps user dapat menginstall aplikasi ESS dan mendapatkan pengalaman mengakses HRIS secara mudah di tiap gadget yang mereka miliki. Penerapan ESS dalam bentuk mobile apps telah populer dalam 5 tahun terakhir dan akan menjadi kian populer untuk 5 sampai 10 tahun mendatang. Perkembangan teknologi yang sangat cepat ini tentu haruslah segera disadari oleh tiap perusahaan.  Update teknologi seperti ESS berbasis mobile apps ini akan meningkatkan kinerja karyawan secara tidak langsung. Dan berikut ini beberapa manfaat yang dirasakan dengan penerapan aplikasi ESS berbasis mobile apps :

Kenyamanan

Aplikasi ESS berbasis mobile apps dapat mengurangi atau mengeliminasi kebutuhan karyawan atas akses aplikasi desktop (PC atau laptop), menginput manual form kertas atau mengirim email kepada bagian HRD. Dengan menggunakan ESS berbasis mobile apps karyawan dapat dengan mudah mengajukan permohonan ijin atau cuti dan mengakses data kepegawaian mereka secara langsung di smartphone mereka masing masing.

Kecepatan

Keuntungan menggunakan ESS berbasis mobile apps adalah proses penginputan transaksi yang cepat dan real time.  Dengan kecepatan ini maka HRD atau bagian terkait dapat melakukan pengambilan keputusan dengan cepat secara real time tanpa harus menunggu email atau form kertas disampaikan.  

Produktifitas

Aplikasi ESS berbasis mobile apps nyatanya memang sangat nyaman dan cepat untuk digunakan.  Dengan performa yang dihasilkan oleh aplikasi ini waktu yang dihemat untuk bagian HR akan lebih besar.  Hal ini akan memacu bagian HR untuk melakukan hal lain yang lebih bermanfaat.

Akurasi

Aplikasi mobile apps didesain dengan tampilan yang intuitive dan sesui dengan pengalaman pengguna.  Karena layar yang terbatas aplikasi ini di desain dengan tampilan sederhana tapi juga mengakomodasi kebutuhan pengguna.  Karena tampilan yang sederhana informasi yang diinputkan kedalam aplikasi akan menjadi lebih mudah dan pengalaman pengguna untuk melakukan input informasi yang akurat akan semakin tinggi.  

 

Perkembangan teknologi kini kian berkembang.  Dan di era digital ini perusahaan dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan jaman. Mengimplementasikan aplikasi ESS berbasis mobile menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan kualitas proses HR diperusahaan anda. Jpayroll meruapakan aplikasi HRIS yangbtelah dilengkapi dengam fitir employee self service.  Fitur yang diberikan tidak terbatas pada fitur ESS berbasis web tetapi jiga telah dihadirkan dalam bentuk mobile apps. Apabila anda ingin mengimplementasikan aplikasi ESS berbasis mobile apps anda dapat mendiskusikannya dengan kami. Konsultan kami akna dengan senamg hati membantu anda. Diskusikan kebutuha anda disini.

0

Employee Data

Pernah mendengar istilah kerah putih dan kerah biru? Klasifikasi pekerja dengan menggunakan warna kerah ini sudah sangat umum. Namun, tentunya Anda penasaran, bagaimana awalnya warna kerah digunakan untuk mengelompokkan pekerja dan jenis-jenis pekerjaannya. Sejarah mencatat penggunaan warna kerah sebagai klasifikasi pekerja dimulai pada awal abad 20. Saat itu baru ada dua pengelompokkan yaitu pekerja kerah putih dan kerah biru. Pekerja kerah putih adalah mereka yang biasa menggunakan kemeja putih dengan kerah terkancing rapi alias pekerja yang punya kantor dan bergaji bulanan. Upton Sinclair mencetuskan istilah ini pertama kali pada 1930-an. Sementara kerah biru adalah pekerja dengan pekerjaan manual dan mendapat upah per jam atau mingguan. Setelah itu pengelompokkan kerja berdasarkan warna kerah ini semakin berkembang. Ada yang berdasarkan pada warna seragam yang digunakan, gender dominan yang berkecimpung di bidang pekerjaan tersebut, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya, simak warna-warna kerah lain yang digunakan untuk mengklasifikasikan pekerja berikut.

1. Kerah emas

Robert Earl Kelley menggunakan istilah ini untuk pertama kalinya pada 1985 untuk menggambarkan pekerja muda dengan gaji rendah namun senang memberi barang mewah. Namun, istilah ini juga bisa berarti orang sangat terampil dan pandai seperti pengacara, periset dan dokter.

2. Kerah abu-abu

Jenis ini berada di antara kerah putih dan kerah biru. Istilah ini dipakai untuk menggambarkan mereka yang bekerja meski sudah masuk masa pensiun seperti polisi, pemadam kebakaran atau satpam.

3. Kerah hijau

Patrick Heffernan pertama menggunakan istilah ini pada 1976 untuk menggambarkan para pekerja di sektor ekonomi lingkungan. Misalnya, para pekerja di Greenpeace, World Wide Fund, dan sejenisnya.

4. Kerah pink

Jenis ini umumnya merujuk pada para pekerja wanita dengan gaji rendah. Louise Kapp Howe memperkenalkan istilah ini pada 1990. Contoh pekerjaan ini adalah perawat, sekretaris, guru SD dan lainnya.

5. Kerah merah tua

Istilah ini untuk menggambarkan para pekerja di industri pornografi, khususnya para wanita yang menjadi pengusaha di sektor pornografi internet.

6. Kerah oranye

Para pekerja di lembaga pemasyarakatan (lapas). Oranye sendiri merupakan warna seragam yang sudah identik dengan petugas lapas.

7. Kerah kuning

Para pekerja di bidang kreatif termasuk dalam klasifikasi ini. Biasanya, profesi fotografer, sutradara, atau editor masuk klasifikasi ini.

8. Kerah merah

Warna ini untuk para pekerja pemerintahaan di segala jenis serta untuk para petani.

 

9. Kerah terbuka

Istilah ini untuk mereka yang bekerja dari rumah, khususnya melalui internet.

 

10. Kerah hitam

Para pekerja di industri minyak masuk dalam kategori ini.

 

11. Tak berkerah

Istilah ini untuk mereka yang sedang tidak bekerja namun memiliki kemampuan melebihi kebutuhan sebuah perusahaan.

 

Sumber :

https://biz.kompas.com/read/2017/05/10/185653428/mengapa.pekerja.diklasifikasikan.menggunakan.warna.kerah.

0

HR Update

Tidak dapat dipungkiri biaya gaji/tenaga kerja/payroll merupakan salah satu biaya paling besar yang dikeluarkan oleh perusahaan.  Biaya yang dikeluarkan setiap bulan ini adalah biaya penggerak perusahaan yang utama. Tanpa adanya tenaga kerja maka bisnis perusahaan tidak dapat berjalan dengan baik. Perhitungan payroll setiap bulan terkadang menjadi hal yang horor bagi staf departemen payroll dan HRD karena meskipun dilakukan setiap bulan, kasus khusus yang bisa jadi menimbulkan kesalahan perhitungan dapat terjadi. Kesalahan kesalahan ini bisa saja muncul secara tidak terduga baik itu kesalahan yang bersifat human error ataupu  kesalahan sistem yang digunakan. Berikut ini adalah 5 dampak fatal yang terjadi akibat kesalahan payroll :

 

Pembayaran gaji terlambat

Chaos atau kekacauan yang ditimbulkan akibat kesalahan perhitungan gaji akan memberikan banyak dampak salah satunya adalah keterlambatan pembayaran gaji.  Apabila kesalahan ditemukan sebelum jumlah gaji ditransfer ke bank maka koreksi haruslah secepatnya dilakukan. Namun mencari dimana letak kesalahan dan mencari apa yang mengakibatkan kesalahan tersebut muncul bukanlah perkara mudah.  Butuh waktu untuk melakukan trace back kedalam perhitungan yang telah dilakukan. Apalagi apabila anda menggunakan formula spreadsheet yang melibatkan multiple sheet atau multiple files. Proses pencarian dumber masalah ini juga memerlukan waktubdan ketelitian dampaknya adalah pembayaran gaji yang di tunda sampai masalah tersebut terselesaikan.  

 

Protes karyawan / SPSI

Saat pembayaran gaji terlambat atau terdapat oerhitungan yang kurabg tepat. Tentu karyawan sebagai penerima penghasilan akan mempertanyakan kesalahan tersebut kepada pihak perusahaan. Apabila hanya 1 atau 2 orang yang salah maka dapat dijelaskan dengan mudah namun apabila kesalahan ini berdampak pada jumlah karyawan yang banyak maka masalah akan semakin sulit.  Belum lagi saat masalah ini dibawa ke serikat pekerja dan membawa masalah ini ke ranah hukum. Tentu akan menjadi horor yang sangat menakutkan bagi anda.

 

Kehilangan karyawan potensial

Apabila kesalahan ini dilakukan lebihbdari satu kali. Tidak menutup kemungkinan karyawan akan merasa kecewa dan mengajukan resign atas kejadian ini. Karyawan dapat merasa hasil kerja mereka tidak dihargai padahal mereka bekerja dituntut untuk menghasilkan sesuatu yang bebas dari kesalahan. Kehilangan ini bisa saja terjadi kepada karyawan yang sebenarnya memiliki potensi.  Kehilangan karyawan seperti ini tentu akan merugikan perusahaan karena belum tentu akan mendapatkan pengganti yang memiliki kualitas sepadan.

 

Kerugian finansial perusahaan

Ada dua kemungkinan saat terjadi kesalahan perhitungan setelah nilai tersebut selesai di transfer.  1) nilai yang ditransfer kurang dan 2) nilai yang ditransferkan lebih dari nilai yang seharusnya. Apabila yang terjadi adalah kondisi dimana kesalahan nilai yang ditransferkan lebih besar dari yang seharusnya maka perusahaan juga akan merugi karena mentrasferkan nilai yang tidak seharusnya ditransfer.

 

Pengenaan Denda

Berdasarkan undang undang no.  13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Perusahaan yang terlambat membayar gaji karyawan dikenakan denda. Pengenaan denda tersebut tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk tetap membayar upah kepada pekerja/buruh. Pasal 93 ayat 2 UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UUK)mengatakan, Pengusaha yang karena kesengajaan atau kelalaiannya mengakibatkan keterlambatan pembayaran upah, dikenakan dendasesuai dengan persentase tertentu dari upah pekerja/buruh. Denda yang dimaksud dikenakan dengan ketentuan (lihat Pasal 55 ayat 1 Peraturan Pemerintah No. 78 tahun 2015 tentang Pengupahan/PP Pengupahan):

 

  1. mulai dari hari keempat sampai hari kedelapan terhitung tanggal seharusnya Upah dibayar, Pengusaha dikenakan denda sebesar 5% (lima persen) untuk setiap hari keterlambatan dari Upah yang seharusnya dibayarkan;
  2. sesudah hari kedelapan, apabila Upah masih belum dibayar, Pengusaha dikenakan denda keterlambatan sebagaimana dimaksud dalam huruf a ditambah 1% (satu persen) untuk setiap hari keterlambatan dengan ketentuan 1 (satu) bulan tidak boleh melebihi 50% (lima puluh persen) dari Upah yang seharusnya dibayarkan; daan
  3. sesudah sebulan, apabila Upah masih belum dibayar, maka Pengusaha dikenakan denda keterlambatan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b ditambah bunga sebesar suku bunga yang berlaku pada bank pemerintah.

 

Pengenaan denda sebagaimana dimaksud di atas tidak menghilangkan kewajiban Pengusaha untuk tetap membayar Upah kepada Pekerja/Buruh (lihat Pasal 55 ayat 2 PP Pengupahan)

 

Horor akibat kesalahan perhitungan gaji memang sangat mengerikan.  Banyak cara untuk menghindari kesalahan perhitungan penggajian seperti meningkatkan ketelitian dan melakukan pengecekan ulang terhadap setiap rumus yang kita setting juga pengecekan terhadap data data yang digunakan untuk melakukan perhitungan gaji.

0

Paste your AdWords Remarketing code here