Paramater based adalah istilah yang digunakan untuk melakukan perhitungan penggajian berdasarkan formula yang telah ditentukan sebelumnya(predefined formula). Dengan paramater based, user dapat men-setting sendiri perhitungan gaji, menentukan metode perhitungan pajak penghasilan karyawan, menentukan formula tunjangan, dan potongan yang diberikan kepada karyawan. parameter based memungkinkan user untuk merumuskan perhitungan seperti (contoh).

 

Mengapa menggunakan paramater based?

kami sadar bahwa tidak ada sistem/prosedur yang mampu diterapkan disemua jenis industri. Untuk itu kami memberikan keleluasaan kepada user untuk menginputkan formula penggajianya dalam aplikasi sehingga bagaimanapun perhitungan gajinya, anda dapat merealisasikanya dengan Jpayroll System.

 

Bukankah hal tersebut membuat proses semakin sulit?

Perumusan penggajian merupakan hal yang mendasar untuk menentukan beban gaji yang akan ditanggung oleh perusahaan. Dengan adanya perumusan gaji ini perusahaan dapat mengontrol cost of employee yang menguntungkan bagi perusahaan juga bagi karyawan. Dengan adanya hal ini tentunya semua perusahaan memiliki perumusan gaji masing-masing. Tingkat kompleksitas perumusan gaji dapat berbeda-beda antar satu perusahaan dengan perusahaan lainya. Sistem payroll yang memfasilitasi perumusan gaji secara flexible ini akan memudahkan user untuk melakukan kalkulasi payroll dengan cara menginputkan formula yang ada kedalam sistem dan sistem akan melakukan perhitungan berdasarkan perumusan yang telah ditentukan. Dengan melakukan hal tersebut maka anda telah melakukan effisiensi dan efektifitas untuk pekerjaan penggajian anda degan akurasi yang tepat dan dalam waktu yang singkat.

 

Bagaimana cara kerjanya ?

Apabila anda melakukan perhitungan payroll dengan menggunakan aplikasi spreadsheet (excel dan sejenisnya) maka anda sudah familiar dengan penggunaan rumus. Cara kerja parameter based pada aplikasi jpayroll sama halnya dengan aplikasi spreadsheet tersebut. User dapat mendefine sendiri variable-variable yang akan menjadi komponen dalam perhitungan gaji karyawan dan membuat rumus perhitungan gaji dan akan ditempelkan kepada NIK, Grade dan Tittle tertentu.

 

Berikut ini adalah contoh pemberian tunjangan kepada karyawan menggunakan sistem Parameter Based, Tunjangan Shift diberikan dengan kondisi sebagai berikut: apabila karyawan melakukan absensi atau masuk pada jadwal kerja “shift2” maka dia akan mendapatkan tunjangan sebesar Rp. 7.000,- per kehadiran dan diberikan sebesar Rp. 12.000,- perkehadiran apabila karyawan tersebut melakukan absensi atau masuk pada jadwal kerja “shift 3” .Tunjangan ini akan menjadi komponen perhitungan gaji di periode berjalan.

tunjangan shift

Paramater Based memenuhi kebutuhan perusahaan untuk melakukan pengukuran terhadap karyawan secara tepat, karena dengan melakukan hal yang telah dijelaskan sebelumnya maka  perusahaan bisa melakukan perhitungan gaji karyawan sesuai dengan kapasitasnya. 

Paste your AdWords Remarketing code here