Pilih Laman

Bisa dikatakan bahwa karyawan merupakan suatu “nyawa” bagi sebuah perusahaan. Karyawan yang baik dan bertanggungjawab pastinya akan memberikan keuntungan tersendiri bagi perusahaan. Baik dalam segi profit maupun kepercayaan mitra ataupun customer. Sebelum merekrut seorang karyawan, perusahaan biasanya akan melakukan beberapa prosedur terlebih dahulu. Salah satunya adalah interview.

Proses interview seorang calon karyawan merupakan proses yang sangat penting dalam menentukan diterima atau tidaknya calon karyawan tersebut. Proses ini akan memberikan kesan pertama terhadap kepribadian calon karyawan tersebut. Kesan pertama inilah yang menyakinkan perusahaan untuk menerima calon karyawan tersebut atau tidak. Berikut merupakan 5 hal yang perlu anda perhatikan dalam proses interview calon karyawan :

1. Perhatikan Cara Berpakaian Calon Karyawan

Kesan pertama yang ditampilkan seorang calon karyawan adalah caranya berpakaian. Peribahasa mengatakan ‘jangan menilai buku dari sampulnya’, namun cara berpakaian seseorang bisa jadi menggambarkan kepribadiannya. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Hajo dan Galinsky, mereka memperkenalkan istilah enclothed cognition yang berarti pengaruh pakaian terhadap aspek psikologi seseorang. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin baik seseorang dalam berbusana, maka tingkat kepercayaan diri juga semakin baik.

Selain style  yang ditampilkan saat interview, warna pakaian juga memberikan kesan terhadap kepribadian seseorang. Misalnya saat calon karyawan datang dengan pakaian berwarna merah akan memberi kesan bahwa calon karyawan tersebut berani namun juga suka menantang. Berbeda dengan calon karyawan yang datang dengan pakaian biru, mereka cenderung memberi kesan bahwa mereka adalah orang yang mampu mengontrol emosi dan bertanggungjawab.

2. Mintalah Calon Karyawan Menceritakan Personality

Personality seorang calon karyawan memang bisa dilihat dari CV yang mereka kirimkan. Tapi untuk menyakinkan bahwa calon karyawan tersebut memang yang terbaik, mintalah mereka mendeskripsikan diri mereka dalam 3 (tiga) kata. Kata yang mereka gunakan untuk mendeskripsikan diri mereka adalah karakter yang ingin mereka tonjolkan, bisa jadi kata-kata tersebut merupakan kepribadian dominan dalam diri mereka.

3. Biarkan Calon Karyawan Mendeskripsikan Job Description

Saat calon karyawan melamar suatu posisi di perusahaan, seharusnya mereka memahami apa saja job description yang harus mereka lakukan. Mintalah calon karyawan untuk mendeskripsikan hal tersebut sesuai dengan apa yang mereka pahami. Hal ini akan menggambarkan apakah mereka tahu benar akan hal yang mereka lakukan dan menunjukkan keseriusan mereka untuk bergabung ke dalam suatu perusahaan.

4. Berikan Pertanyaan “Permainan”

Misalnya Anda tengah mencari seorang calon karyawan untuk divisi IT, ajukan pertanyaan yang membuat mereka berfikir menggunakan logikanya. Hal ini akan menunjukkan bagaimana calon karyawan tersebut menyelesaikan masalah yang ada. Perhatikan pula penjelasan jawaban yang mereka berikan karena hal tersebut menunjukkan bagaimana mereka berfikir untuk mendapatkan solusi atas masalah yang diberikan.

5. Perhatikan Bahasa Tubuh

Bahasa tubuh seseorang merupakan bahasa penunjang yang ditunjukan untuk memberikan penegasan terhadap apa yang mereka ucapkan. Seseorang yang bicara dengan posisi tegap dan mengangkat wajahnya tampak lebih yakin dan percaya diri akan apa yang ia katakan dibanding dengan mereka yang tampak lemas dan menundukkan kepala.

Beberapa hal diatas merupakan hal yang dapat diperhatikan dalam melakukan interview terhadap calon karyawan. Banyak hal yang harus mendapatkan perhatian terutama pada pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Perbanyaklah mencari tahu pertanyaan-pertanyaan yang memberikan jawaban yang penuh arti untuk menyakinkan bahwa calon karyawan tersebut adalah calon karyawan yang perusahaan Anda butuhkan. 

Paste your AdWords Remarketing code here