Sebelumnya pada artikel Apa itu KPI : Evaluasi Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan telah dijelaskan bagaimana indikator yang baik untuk mengukur kinerja karyawan. Suatu indikator dalam KPI adalah syarat utama agar KPI tersebut berjalan dengan efektif. Kinerja seorang karyawan bersifat kualitatif, tidak seperti perhitungan keuntungan perusahaan yang bersifat kuantitatif. Dasar pengukuran kinerja karyawan melalui KPI adalah indikator. Penetapan indikator yang tepat akan menghasilkan hasil yang tepat pula.             

Bagaimana Seorang Manager Dapat Menyusun KPI Yang Baik?

KPI ditujukan untuk mengukur sejauh mana karyawan mengerjakan tugasnya dengan baik dan sesuai dengan tujuan. Untuk itu seorang manager harus paham apa tujuan dari perusahaannya maupun divisi yang dipimpinnya. Indikator-indikator KPI nantinya akan berlandaskan pada tujuan perusahaan tersebut. Misalnya perusahaan memiliki tujuan untuk menjadi perusahaan nomor 1 di Asia Tenggara. Maka indikator yang tepat untuk mengukur kinerja karyawan adalah jumlah produk yang menjadi best seller di wilayah Asia Tenggara.

Langkah awal seorang manager dalam menentukan indikator penilaian terhadap karyawannya adalah menggali lebih dalam tujuan dari perusahaan dan bidang kerja suatu departemen atau unit.

Selain kedua hal diatas, seorang manager harus paham strategi dari perusahaan, harapan dari customer baik internal maupun eksternal, dan hasil pekerjaan dari unit yang ada.

Selanjutnya, manager harus memastikan bahwa KPI yang ia susun sesuai dengan KPI yang disusun oleh pimpinannya. Selain itu, manager harus tahu Key Result Area (KRA) yang penting dalam unit atau departemennya. Key Result Area (KRA) bertujuan untuk memperjelas wilayah kerja setiap unit maupun individu dalam perusahaan. Hal ini akan mempermudah dalam menyusunan KPI. Misalnya, jika seorang manager HRD bagian Training and Development, maka salah satu indikator yang bisa ia tetapkan adalah jumlah training internal  yang telah dilakukan dalam satu tahun.

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan manager dalam menyusun KPI yang baik adalah melakukan review terhadap semua indikator yang telah disusun. Review ini berfungsi untuk menemukan kertekaitan antar indikator. Misalnya indikator jumlah training internal yang telah dilakukan dalam satu tahun akan berkaitan dengan indikator rata-rata nilai kelulusan karyawan yang mengikuti training tersebut. Dari kedua indikator ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa training yang dilakukan oleh perusahaan berhasil atau tidak.

Apakah Indikator KPI dapat Terus Berkembang ?

Sama seperti teknologi yang terus berkembang, indikator dalam KPI akan terus berkembang. Perkembangan ini dipengaruhi oleh penerapan teknologi maupun aturan-aturan baru di perusahaan. Misalnya perkembangan teknologi Enterprise Resource Planning (ERP) akan memicu munculnya indikator baru seperti tingkat efektifitas proses purchasing saat menggunakan ERP. Indikator seperti ini penting untuk mengevaluasi ERP yang tengah berjalan disuatu perusahaan.

Apa Saja yang Menjadi Tantangan Dalam Pengukuran KPI ?

Sumber data yang dijadikan dasar pengukuran KPI seringkali menjadi tantangan terbesar dalam penerapan pengukuran KPI. Perusahaan mungkin saja tidak memiliki catatan record aktivitas karyawan sebelumnya. Sehingga pengukuran KPI tidak dapat dilakukan. Hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan software untuk melacak keberadaan karyawan maupun aktivitas dari karyawan. Dengan bantuan software, perusahaan akan lebih mudah mendapatkan data karyawan yang diinginkan serta sesuai dengan indikator KPI yang sebelumnya telah disusun. Penyusunan dan menerapkan pengukuran KPI tentunya tidak mudah. Selain dibutuhkan “jam terbang tinggi” untuk menyusun indikator juga dibutuhkan kesiapan seluruh elemen dari perusahaan. Kesiapan ini bisa dimulai dari menyiapkan sumber data yang valid yang dapat dijadikan dasar pengukuran. Employee Tracking, Absensi, dan peningkatan penjualan perusahaan bisa dijadikan sumber data yang valid. Tantangan selanjutnya bagaimana Anda mendapatkan data-data untuk itu semua. Dengan perkembangan teknologi informasi yang canggih, dewasa ini, tidak sulit untuk menemukan tools yang sesuai untuk perusahaan Anda. 

Paste your AdWords Remarketing code here