Hampir 35% populasi manusia di dunia kini didominasi oleh generasi muda atau yang lebih
dikenal dengan generasi Z. Generasi Z sendiri adalah generasi yang lahir dari tahun 1996
sampai tahun 2012, generasi yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan generasi
milenial. Saat ini angkatan pertama generasi Z sudah mulai lulus dari perguruan tinggi dan
mulai memasuki angkatan kerja. Artinya mulai tahun ini hingga kedepan talent baru untuk fresh
graduate akan diisi oleh generasi Z. Generasi Z adalah generasi yang berpikiran terbuka,
hemat, asyik dengan teknologi, menghendaki perubahan sosial, menyukai kampanye yang
kekinian, berorientasi pada target serta sanggup berkompromi dan senang berbagi. Fenomena
masuknya generasi Z di dunia kerja ini mulai menjadi perhatian bagi generasi yang lebih tua.
Tidak sedikit dari mereka yang ragu apakah generasi ini dapat membawa perubahan yang lebih
baik untuk dunia kerja. Lalu bagaimana karakteristik generasi Z ini? Dan bagaimana impactnya
terhadap perusahaan. Berikut ini beberapa karakteristik yang dimiliki oleh generasi Z :

Menguasai teknologi

Generasi Z adalah generasi yang dilahirkan dengan perkembangan teknologi yang yang sudah
sangat maju. Penggunaan teknologi tidak dapat dipisahkan dengan generasi ini. Generasi ini
sangat mahir dalam menggunakan segala macam gadget yang ada, dan menggunakan
teknologi dalam keseluruhan aspek serta fungsi sehari-hari. Apabila anda merekrut generasi ini
sebagai karyawan anda. Anda tidak perlu khawatir mereka tidak dapat bekerja dengan
menggunakan teknologi setidaknya untuk menggunakan komputer, internet, dan teknologi
lainya.

Percaya diri

Tak dapat dipungkiri, anak-anak yang lahir di generasi ini mayoritas memiliki kepercayaan diri
yang sangat tinggi. Mereka juga memiliki sikap optimistis dalam banyak hal. Mental positif yang
seperti ini memang hal yang utama dalam hidup, yaitu bisa melihat permasalahan dari segi
positif. Rasa percaya diri yang tinggi sangat baik bagi perusahaan karena talent yang memiliki
sifat ini akan membawa perubahan positif bagi perusahaan.

Memiliki ambisi besar

Generasi Z ini cenderung memiliki ambisi besar untuk sukses, dikarenakan semakin banyaknya
role model yang mereka idolakan. Ambisi untuk menggapai mimpi ini juga didukung oleh kondisi
dunia yang lebih baik, dan kondisi orang tua yang mayoritas jauh lebih mapan. Perkembangan
role model yang jauh lebih beragam dari generasi sebelumnya membuat generasi ini dapat
berpikir lebih kreatif tentang apa yang dapat dilakukan untuk dunia industri. Hal ini akan
mendorong tiap individu untuk semakin kreatif dalam mengembangkan berbagai hal.

Perilaku instan

Generasi Z menyukai pemecahan masalah yang lebih praktis. Mereka enggan meluangkan
proses panjang untuk mencermati suatu masalah. Hal ini disebabkan karena mereka lahir di
dalam dunia yang serba instan. Namun hal ini dapat menjadi ancaman bagi perusahaan.
Karena dengan hal yang serba instan maka mereka cenderung mengabaikan proses yang
panjang. Dan hal ini dapat berdampak buruk apabila mereka telah menganggap apapun sah
dilakukan asalkan dapat menghasilkan hasil yang memuaskan dan cepat.

Keinginan untuk mendapatkan pengakuan

Pada dasarnya setiap orang pasti memiliki keinginan agar diakui atas kerja keras, usaha, dan
kompetensi yang telah didedikasikannya. Namun, anak-anak yang lahir di generasi ini
cenderung ingin diberikan pengakuan dalam bentuk reward (pujian, hadiah, sertifikat, dan
penghargaan), karena kemampuan dan eksistensinya sebagai individu yang unik. Untuk itu
treatment untuk karyawan yang lahir pada generasi ini adalah tim anda harus dapat
merumuskan suatu program yang menghargai kinerja karyawan. Dengan begitu karyawan
akan lebih semangat dalam bekerja.

Paste your AdWords Remarketing code here