Key performance indicators (KPI) dan Performance Appraisal merupakan konsep utama yang digunakan perusahaan untuk mengelola dan menilai kinerja karyawannya. Kedua konsep ini memiliki perbedaan dalam cara penilaiannya namun keduanya saling terkait dalam hal manajemen kinerja.

Definisi dan tujuan

KPI (Key Performance Indicators): KPI merupakan sebuah konsep penilaian yang digunakan untuk melakukan pengukuran terhadap sejauh mana progress pekerjaan atau tujuan mereka tercapai. KPI memberikan pandangan yang terukur yang menunjukan kinerja karyawan maupun departemen tertentu. Dengan pemahaman matriks KPI dengan benar perusahaan dapat mengukur tren, pencapaian dan membuat penyesuaian jika memang dibutuhkan.

Performance appraisal: Performance appraisal atau penilaian kinerja merupakan sebuah proses sistematik yang dilakukan untuk mengevaluasi kinerja seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan umpan balik konstruktif kepada setiap karyawan mengenai kinerjanya, mengidentifikasi strength dan weakness mereka, juga merencanakan pengembangan karyawan. 

Ruang lingkup

KPI (Key Performance Indicators): Penilain KPI sendiri dapat mencakup berbagai area yang berhubungan erat dengan tujuan bisnis atau strategi perusahaan. Area tersebut dapat mencakup departemen keuangan melalui penilaian ROI, pemasaran dan penjualan,  operasional seperti penilaian tingkat produksi per jam, layanan pelanggan untuk menilai berapa banyak loyal customer dan sebagainya.

Performance appraisal: Penilaian ini melibatkan berbagai metode evaluasi yang membantu memahami cara kerja setiap karyawan. Beberapa aspek tersebut mencakup tujuan kinerja, keterampilan dan kompensasi, pengelolaan waktu, inisiatif dan kreativitas, kualitas pekerjaan, kerjasama tim dan lain sebagainya

Frekuensi

KPI (Key Performance Indicators): Dapat diukur secara terus menerus. Biasanya digunakan untuk tujuan atau proyek jangka pendek atau proyek yang spesifik. Namun tujuan utama dari proyek ini tetap selaras dengan tujuan utama perusahaan.

Performance appraisal: Penilaian kinerja umumnya dilakukan secara berkala tidak seperti KPI. Biasanya dilakukan dalam periode tertentu seperti tahunan, semester ataupun tiap kuartal. Namun hal ini akan kembali kepada peraturan pada setiap perusahaan. 

Walaupun kedua jenis penilaian ini memiliki perbedaan, keduanya saling melengkapi untuk membantu perusahaan mendapatkan penilaian yang lebih jelas tentang karyawan ataupun departemen tertentu. KPI akan sangat membantu perusahaan untuk melihat bagaimana progress kinerja karyawan sedangkan performance appraisal memberikan gambaran yang lebih luas tentang kontribusi karyawan dalam pekerjaan mereka.