Perusahaan manufaktur cenderung memiliki beragam karyawan mulai dari karyawan tetap, karyawan harian hingga karyawan alih daya. Keberagamaan ini memunculkan jenis perhitungan gaji yang berbeda-beda ditambah lagi dengan shift yang berbeda pula. Berikut adalah beberapa macam jenis perhitungan penggajian yang sering diterapkan perusahaan manufaktur.

Gaji pokok

Jumlah dasar yang diberikan kepada karyawan tetap maupun harian sesuai dengan kebijakan perusahaan. Besarannya ditentukan berdasarkan kesepakatan antara karyawan dengan perusahaan yang dipengaruhi oleh pengalaman bekerja, gaji terakhir serta jabatan yang dilamar saat masuk ke perusahaan tersebut. Beberapa perusahaan menerapkan kebijakan untuk kenaikan gaji karyawan setiap tahunnya, ada pula yang berdasarkan evaluasi kerja.

Tunjangan dan insentif kehadiran

Pekerja di perusahaan manufaktur erat hubungannya dengan pekerjaan berdasarkan shift. Dimana pekerja biasanya akan bekerja sesuai dengan shift yang berlaku saat itu. Untuk memberikan penghargaan dan meningkatkan motivasi perusahaan akan memberikan tunjangan dan insentif kehadiran kepada karyawan yang memiliki record kehadiran yang baik dalam kurun waktu tertentu.

Lembur

Terkadang karyawan diperlukan untuk bekerja lembur untuk memenuhi target produksi atau penyelesaian pesanan yang mendesak. Jam lembur ini akan dikonversi sesuai dengan perjanjian tarif upah lembur yang sudah disepakati kedua belah pihak menjadi upah lembur yang dibayarkan bersamaan dengan gaji utama.

Berdasarkan jumlah produksi

Beberapa perusahaan manufaktur menerapkan cara perhitungan gaji berdasarkan jumlah produksi untuk karyawan harian mereka. Perusahaan akan memberikan target tertentu kepada pekerjanya kemudian pekerja akan diberi upah sesuai dengan hasil produksinya. Beberapa perusahaan menerapkan sistem bonus atau insentif kepada pekerja yang berhasil memenuhi target.

Penggunaan software payroll akan mempermudah perhitungan gaji di perusahaan manufaktur yang penggajiannya cenderung bervariasi. Ada beberapa macam penggajian yang biasanya di terapkan di dalam industri ini, yang pasti adalah gaji pokok yang diberikan kepada karyawan tetap, tunjangan kehadiran, lembur untuk setiap karyawan yang dalam perjanjiannya dicantumkan bahwa ada tambahan upah lembur dan jumlah produksi yang sering digunakan kepada pekerja lepas atau harian. Untuk mempermudah perhitungannya anda dapat menggunakan software payroll, yang secara otomatis dapat menghitung payroll karyawan sesuai dengan jenis penggajian yang sudah ditentukan.