Metode Agile merupakan sebuah pendekatan pengelolaan proyek yang berfokus pada responsivitas, fleksibilitas dan kolaborasi tim. Biasanya metode ini digunakan dalam pengembangan software yang dilakukan secara bertahap dan berulang/iterasi. Namun, dalam prakteknya metode ini juga dapat diterapkan dalam departemen Human Resource untuk mempercepat dan meningkatkan efisiensi dalam beberapa proses seperti perekrutan, pelatihan dan pengembangan karyawan. Berikut ini adalah beberapa poin tentang Agile HR:
Perekrutan yang Adaptif
Dengan perekrutan yang adaptif, tim HR dapat bekerja sama dengan tim teknis dan departemen lainnya untuk mengidentifikasi kebutuhan posisi dan dapat mengurutkan prioritas keterampilan yang dibutuhkan. Penerapan agile HR memungkinkan tim HR untuk menggunakan skema kanban untuk mengelola kandidat.Perekrutan adaptif membantu perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan pasar dan mengisi kekosongan dengan lebih cepat.
Pelatihan Berbasis Kebutuhan
Agile HR memungkinkan perusahaan untuk memberikan training kepada karyawannya dengan berfokus pada kebutuhan individu yang sejalan dengan kebutuhan organisasi. Hal ini dapat mencakup penyediaan pelatihan singkat, belajar mandiri atau program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan tim atau proyek tertentu.
Pembelajaran dan Pengembangan Karyawan yang Berkelanjutan
Metode agile menekankan pembelajaran yang berkelanjutan dan iterasi. Hal ini memungkinkan HR untuk terus beradaptasi dengan perubahan yang didapatkan melalui refleksi, perbaikan, umpan balik dan evaluasi. Dengan begitu HR dapat terus memperbaiki dan menyempurnakan sistem pembelajaran dan pengembangan untuk karyawan yang relevan dengan kegiatan operasional dan proyek-proyek dalam perusahaan.
Kolaborasi dan Transparansi
Penerapan metode agile mendorong HR untuk dapat berkolaborasi antar departemen juga dengan karyawan. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang lebih transparan dimana umpan balik dapat diberikan secara terbuka, kebutuhan-kebutuhan dapat segera diidentifikasi dan dipenuhi serta pemberian solusi yang inovatif.
Responsif terhadap Perubahan
Salah satu prinsip dasar Agile adalah menerima perubahan kebutuhan bahkan pada tahap akhir pengembangan. Dengan prinsip ini memberikan kemampuan untuk merespon perubahan-perubahan yang terjadi dalam bisnis atau pasar dengan cepat dan efisien. Sehingga memungkinkan organisasi untuk tetap fleksibel dan beradaptasi dengan lingkungan yang berubah seiring dengan waktu.
Penerapan prinsip Agile dalam Human Resource dapat membantu untuk proses yang lebih efisien, responsif dan memberikan ketepatan dalam pembelajaran serta pengembangan. Dalam hal ini maka agile dapat membantu memastikan bahwa organisasi memiliki tenaga kerja yang tepat, terampil dan terlibat.
