Sebuah perusahaan memiliki tingkat perekrutan yang bervariasi namun untuk memastikan perekrutan berjalan dengan efektif menjadi sebuah keharusan bagi setiap perusahaan, hal ini dilakukan untuk membangun tim yang berkualitas dan tepat. Dalam memastikan perekrutan berjalan dengan baik dibutuhkan beberapa tolak ukur atau matriks untuk membantu perusahaan menilai tingkat efektivitas perekrutan.

 

Waktu Penerimaan

Lakukan pengukuran waktu penerimaan untuk mengisi posisi kosong sejak diajukan oleh departemen terkait. Kecepatan dalam mengisi posisi yang kosong ini dapat menjadi indikator efisiensi dalam perekrutan. Semakin cepat maka membuktikan sistem yang digunakan sudah tepat, selain itu baik untuk operasional dan produktivitas perusahaan.

 

Tingkat Pemenuhan Posisi

Pengukuran persentase pemenuhan posisi yang berhasil diisi dibandingkan dengan total posisi yang dibuka juga menjadi indikator yang baik dalam menilai efisiensi sistem perekrutan. Semakin tinggi tingkat pemenuhannya maka menunjukan efektifitas dalam menarik dan merekrut karyawan yang tepat.

 

Sumber Kandidat

Mencari tahu sumber kandidat berasal contohnya dari job portal, referensi atau agen perekrutan. Hal ini perlu untuk dipahami karena akan membantu perusahaan saat melakukan perekrutan yang sama di masa depan. Dengan evaluasi saluran perekrutan perusahaan mendapatkan data real yang bisa menjadi pertimbangan strategi di masa mendatang.

Kualitas Kandidat

Selain mengevaluasi darimana datangnya kandidat, perusahaan juga perlu melakukan evaluasi kualitas kandidat yang diterima. Hal ini meliputi penilaian terhadap keterampilan, pengalaman dan pendidikan. Menerima kandidat yang berkualitas adalah hal yang penting untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki tim yang terbaik.

Kinerja Karyawan

Setelah beberapa waktu karyawan baru bergabung, lakukan evaluasi terhadap kinerja mereka untuk menilai seberapa baik mereka dapat beradaptasi dan berkontribusi kepada tim. Hal ini juga membantu pimpinan mereka untuk mengidentifikasi apakah memerlukan dukungan tambahan atau tidak.

Kepuasan Karyawan

Selain menilai berdasarkan kinerja, perlu diperhatikan pula bagaimana tanggapan mereka akan pekerjaan dan lingkungan kerja mereka. Tingkat kepuasan ini sangat mempengaruhi retensi dan produktivitas karyawan di masa mendatang. Selain itu dengan meminta umpan balik dari karyawan baru, perusahaan mendapatkan wawasan yang baru untuk meningkatkan kualitas perusahaan.

 

Pemantauan matriks secara teratur dapat membantu perusahaan untuk mengevaluasi efektivitas strategi rekrutmen yang digunakan serta mengidentifikasi area yang memerlukan perubahan dan peningkatan. Dengan begitu pengukuran keberhasilan menjadi langkah penting untuk memastikan perusahaan memilih karyawan berbakat yang diperlukan untuk mencapai tujuan di masa depan.