Probation period atau masa percobaan adalah suatu periode awal hubungan kerja dimana karyawan baru diuji dan dinilai untuk melihat kesesuaian mereka dengan apa yang dibutuhkan perusahaan. Dalam masa ini, karyawan diharapkan dapat menunjukan kemampuan, keterampilan dan juga pengetahuan secara maksimal. Biasanya probation period ini dilakukan dalam periode tertentu sesuai peraturan perusahaan, pada akhir periode ini, perusahaan akan melakukan evaluasi untuk menilai kinerja karyawan dalam periode tersebut dan melihat kecocokan dengan nilai perusahaan.
Dalam pelaksanaannya ada berbagai tantangan yang mungkin terjadi, untuk meminimalkan tantangan tersebut berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan oleh manajemen:
Arahan yang jelas: Berilah arahan yang jelas kepada karyawan baru untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Pastikan ekspektasi perusahaan, kebijakan dan prosedur perusahaan tersampaikan dengan baik kepada karyawan baru.
Evaluasi berkala: Selama periode percobaan ini, lakukan evaluasi berkala dalam periode tertentu. Berikan feedback dan berikan apresiasi di area yang dilakukan dengan baik dan berikan arahan pada area-area yang perlu ditingkatkan.
Beri dukungan: Pastikan karyawan baru mendapatkan dukungan di tim dimana mereka ditempatkan. Dukangan ini dapat berupa mentoring, pelatihan tambahan atau berbagai teknologi dan fasilitas yang dapat menunjang kesuksesan mereka.
Ciptakan lingkungan inklusif: Penting bagi perusahaan untuk dapat menerapkan budaya lingkungan kerja yang inklusif. Hal ini akan membantu karyawan baru untuk beradaptasi dan merasa diterima di dalam perusahaan tersebut. Sehingga akan mempengaruhi kesejahteraan dan kinerja karyawan.
Evaluasi kebijakan percobaan: Setelah beberapa waktu perusahaan menerapkan kebijakan ini, lakukanlah evaluasi terhadap kebijakan tersebut. Hal ini dilakukan untuk melihat efektifitasnya dan menentukan apakah ada penyesuaian yang perlu dilakukan atau tidak.
Dalam pengadaan sistem probation period ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan untuk memastikan kelancarannya. Bukan hanya peraturan atau kebijakan dari perusahaan, tetapi karyawan lama harus bisa memahami peraturan tersebut untuk membantu pelaksanaan probation period ini.
